Apa Yang Salah?

Di goreskan oleh Yunna , Selasa, 07 Agustus 2012 09.28

Pernah merasakan jadi yang terpinggirkan?
Aku tahu rasanya.

Ironis.

Aku adalah cucu perempuan terkecil di keluarga besar bapakku. Posisi yang biasanya akan di isi dengan penuh kemanjaan dan berbagai hadiah yang akan dengan senang hati diberikan oleh nenek dan kakekmu. Tapi aku belum pernah merasakan itu selama hampir 20 tahun hidupku.

Entah untuk alasan apa, kadang aku merasa baik kakek dan nenekku menganggap aku hanya angin lalu. Terserah kalau ada yang mau menganggap itu berlebihan, tapi itu kenyataan yang aku rasakan. Hampir tidak pernah menerima ucapan selamat ulang tahun langsung dari bibir mereka, tidak pernah menerima pelukan mereka, tidak pernah pula mendapat perhatian penuh dari mereka.

Apalagi setelah dua tahun lalu lahir sepupu laki-laki yang terkecil. Setiap detik obrolan hanya akan membahas sepupuku.

Aku sayang mereka. Tapi aku juga tidak bisa bohong kalau kadang aku sakit hati dan iri.
Seperti kemarin.

Aku pergi untuk mencari baju gamis yang rencananya akan diberikan kepada nenekku sebagai hadiah lebaran. Setelah berputar-putar agak lama, akhirnya atas saran dari pramuniaga di toko yang aku kunjungi aku memutuskan membeli yang berwarna putih dengan motif bordir warna-warni. Yang ada di pikiranku, warna putih cocok untuk hari raya Idul Fitri. Berkesan bersih.

Tapi saat kubawa reaksi yang kudapat tidak sepadan.
Beliau bahkan belum sempat mengeluarkan gamisnya dari pembungkus plastiknya waktu marah padaku. Wajahnya tanpa senyum.

"Eyang enggak mau warna putih. Enggak suka yang ini. Tuker sama yang lain aja."

Dan mengembalikan bajunya ke tanganku. Rasanya campur aduk. Kalau pun seandainya tidak mau warna putih setidaknya nenekku bisa berterima kasih kan?

Tapi tidak. Setelah itu aku dibiarkan di ruang tengah sendirian. Aku kesal dan pamit pulang pada kakekku. Kakak sepupuku sampai mengikutiku keluar karena khawatir sampai ingin menghiburku. Tapi aku terlalu kesal dan sakit hati.

Apa salah memberi gamis warna putih?

Catatan Yunna:
Hari ini aku berencana menukar Gamisnya. Tapi aku sakit kepala, pusing dan capek. Mungkin harus minta tolong kakak sepupuku untuk menjemput. Aku tidak ingin menyetir sendiri. Kemarin, saat pulang dari rumah nenekku aku hampir menabrak motor karena melamun di lampu merah.
Apa ya yang harus aku katakan nanti?

5 Response to "Apa Yang Salah?"

Rawins Says:

cucuapalagi cewek apalagi bungsu biasanya paling disayang dalam banyak hal
tapi sayangnya kadang kasih sayang itu malah dianggap mengekang oleh si cucu
manusiawi banget itu

Sang Cerpenis bercerita Says:

gak salah kasih warna putih. tapi lain kali lebih baik tanyakan dulu kesukaannya spt apa.

jus manggis murah Says:

ga da yang salah ko menurut aku